Kue Pepe, Club Masak
Kue Pepe, Club Masak

Jakarta adalah ibukota negara Indonesia yang menyimpan kekayaan kuliner khas suku Betawi. Bagi orang yang sudah lama menginjakkan kakinya di Jakarta, pasti sudah tak asing dengan berbagai makanan khas Betawi yang sangat beragam, unik, dan pastinya enak. Tapi untuk mereka yang belum pernah menghirup udara khas ibukota, mungkin akan terkesima mengetahui fakta akan keragaman masakan yang dimiliki oleh suku Betawi.

Nasi Ulam, Club Masak
Nasi Ulam, Club Masak

Apabila kamu termasuk orang yang belum pernah ke Jakarta atau hanya mengetahui sedikit makanan khas Jakarta. Kami akan mengajak kamu untuk mengenal lebih jauh mengenai daftar makanan khas Betawi. Kamu yang sebelumnya hanya tau beberapa, dijamin bakal tahu lebih banyak dan semakin terkagum-kagum dengan negara Indonesia yang menjadi surga kuliner untuk setiap manusia. Ada apa saja?

Geplak Betawi

Dari tekstur dan tampilannya, makanan khas Betawi yang satu ini mirip seperti tape yakni lembut dan tampak seperti dibaluri bedak. Tapi untuk rasanya, geplak betawi mempunyai cita rasa manis, sedangkan tape rasanya asam. Kue khas Betawi ini sekarang sudah langka. Kehadiran kue geplak betawi biasanya ada di saat pesta pernikahan di mana kue ini akan dijadikan kue pengantar pengantin pada pesta pernikahan adat betawi.

Geplak Betawi, Club Masak
Geplak Betawi, Club Masak

Kamu mungkin penasaran, kenapa kue ini dinamakan geplak. Dari penuturan sebagian warga yang pernah membuatnya, kue ini dibuat dengan cara diaduk pakai tangan dan setengah dipukul. Karena dipukul maka lahirlah nama geplak betawi. Kue ini bisa tahan hingga satu minggu. Kalau mau lebih awet, kue ini bisa disimpan di dalam lemari pendingin. Kalau kamu mau membelinya, kue ini dijual dengan harga mulai dari Rp50.000 sampai Rp100.000.

KERAK TELOR

Untuk yang pertama, kamu mungkin sudah tidak asing dengan makanan ini. Namanya kerak telor. Makanan khas Betawi ini bisa dikatakan sebagai ikon kuliner Jakarta yang dikenal oleh orang-orang dari luar kota Jakarta. Kerak telor sendiri adalah makanan yang dibuat dari bahan dasar berupa beras ketan putih, telur ayam atau telur bebek, ebi kering, bawang goreng, dan diberi bumbu halus dari campuran kelapa sangrai, cabe merah, garam, gula, merica, jahe, dan kencur.

Kerak Telor, Club Masak
Kerak Telor, Club Masak

Kerak telor dimasak dengan cara yang unik. Biasanya panganan ini dimasak dalam wajan kecil tanpa menggunakan minyak. Saat dibakar dengan arang, kerak telor yang sudah setengah matang akan dibalik bersama dengan wajannya. Perihal rasanya, kerak telor akan memberikan pengalaman baru bagi lidah kamu. Rasa kerak telor yang gurih dengan tekstur beras ketan yang legit akan membuat kamu betah berlama-lama untuk mengunyahnya.

Asinan Betawi

Di Indonesia, terkenal dua jenis asinan yakni asinan Bogor dan asinan Betawi. Asinan bogor umumnya menggunakan buah-buahan tropis dan jarang yang menggunakan sayur. Sementara asinan betawi lebih sering ditemukan berisikan sayur-sayuran seperti sawi, kembang kol, tauge, selada, kacang tanah goreng, dan tahu putih. Kuah dari asinan betawi berupa bumbu kacang yang segar karena dicampur dengan cuka dan cabai.

Asinan Betawi, Club Masak
Asinan Betawi, Club Masak

Asinan betawi termasuk kuliner khas Betawi yang disukai oleh para pecinta kuliner Jakarta. Selain enak dan menyegarkan, asinan betawi juga tergolong makanan yang menyehatkan karena banyak mengandung sayur-sayuran. Sebagai pelengkap makan, asinan betawi biasanya ditambahkan dengan kerupuk mie kuning. Di Jakarta, banyak penjual asinan di pinggir jalan. Untuk harganya, asinan betawi biasa dibandrol dengan harga jual mulai dari Rp.10.000 hingga Rp20.000.

Bir Pletok

Bagi mereka yang tinggal jauh dari Jakarta mungkin asing dan memandang negatif dengan minuman ini. Kalau kamu juga mengira kalau bir pletok adalah minuman yang memabukkan karena tersemat kata “bir”, maka hal itu salah besar. Meskipun bernama bir, tapi bir pletok sama sekali bebas alkohol. Minuman khas Betawi ini juga bernasib sama dengan kue akar kelapa yakni semakin langka didapati. Tak sembarangan tempat menjualnya.

Bir Pletok, Club Masak
Bir Pletok, Club Masak

Bir pletok sendiri biasa dikonsumsi oleh masyarakat Betawi pada malam hari sebagai penghangat. Selain menghangatkan, bir pletok juga bersifat menyegarkan karena dibuat dari paduan sejumlah rempah seperti jahe, daun pandan wangi, dan serai. Warna yang dimiliki oleh bir pletok tercipta dari tambahan kayu secang yang memberikan warna merah ketika diseduh dengan air panas. Lagi-lagi, meski bernama bir, minuman ini tidak mengandung zat adiktif. Justru sebaliknya, jika dikonsumsi minuman ini akan membantu memperlancar aliran darah.

Kue Pepe

Orang Betawi nampak tak pernah berhenti dalam berkreasi untuk menambah kekayaan kulinernya. Selain nama-nama kue buatan orang Betawi sebelumnya, ada juga kue pepe yang tentunya sudah sangat familiar di telinga banyak orang. Kue pepe ini mempunyai tampilan yang cantik dengan lapisan warna yang berlapis-lapis. Selain terkenal dengan sebutan kue pepe, ternyata kue ini juga akrab dipanggil dengan kue lapis sagu karena dibuat dari adonan tepung sagu, tepung beras, gula pasir, dan santan.

Kue Pepe, Club Masak
Kue Pepe, Club Masak

Dikarenakan kue ini berlapiskan warna-warni, maka banyak orang yang mengatur susunan warnanya sesuai selera. Kue ini terasa legit saat digigit. Keberadaan kue ini biasanya ada ketika pesta-pesta hajatan orang Betawi. Kue pepe biasa disajikan di atas piring. Warna-warni yang merona dengan tekstur yang tampak lengket dan kenyal memberikan ciri khas tersendiri pada fisik kue pepe. Kalau kamu berkeinginan untuk mencicipi kue pepe, jangan sampai dilepaskan plastik permukaannya agar kue tidak lengket.

Laksa

Laksa adalah panganan yang populer di dalam dan luar negeri, semisal Malaysia, Thailand, dan Singapura. Ibukota negara kita, Jakarta, ternyata mempunyai laksa khas Betawi yang menjadi salah satu kuliner langka di Jakarta. Laksa yang tadinya merupakan makanan peranakan ini kini mulai berubah wujud di banyak daerah. Di Jakarta, laksa betawi mempunyai cita rasa yang berbeda dengan laksa dari tempat-tempat lain.

Laksa, Club Masak
Laksa, Club Masak

Meskipun kuah laksa berwarna kuning seperti umumnya, namun kuah tersebut biasanya ditambahkan udang rebon. Selain berbeda dari segi rasa, laksa betawi juga memiliki cara penyajian yang berbeda. Laksa betawi disajikan bersama telur, toge, daun kemangi, kucai, dan potongan ketupat. Selain itu ada juga orang yang menambahkan bihun dan perkedel sebagai pelengkap.

Kue Rangi

Belum beranjak dari bahasan kue khas Betawi, kali ini ada kue rangi atau sagu rangi yang juga termasuk salah satu kue traidisonal dari Betawi. Sesuai namanya, kue ini terbuat dari tepung kanji atau masyarakat Betawi lebih akrab menyebutnya dengan tepung sagu. Selain tepung kanji, ada juga bahan lain seperti kelapa parut panggang. Kue ini dimatangkan dengan cara dipanggang dalam cetakan khusus.

Kue Rangi, Club Masak
Kue Rangi, Club Masak

Eksistensi dari kue rangi masih kuat. Kamu bisa dengan mudah mendapatkannya di Jakarta ataupun di kota-kota lain yang tak jauh dari Jakarta. Kue sagu rangi disajikan bersama olesan gula merah yang diberi tambahan tepung kanji agar sedikit kental. Saat dimakan, lidah akan menangkap rasa gurih dan sedikit manis dari gula merahnya. Bagi orang yang masih awam dengan makanan khas Betawi, biasanya menganggap kue rangi dan kue pancong sama, padahal berbeda, dari segi tekstur, rasa, dan bahan yang digunakan.

Sengkulun

Banyak orang menilai makanan khas Betawi yang satu ini unik dikarenakan penamaannya, sengkulun. Kue sengkulun merupakan kuliner yang datang lewat pengaruh kebudayaan Tionghoa. Pada waktu itu, atau dimulai sejak abad ke-5, tanah Jakarta yang diserbu oleh beragam etnik dan bangsa masih bisa dengan mudahnya ditemui kue ini. Tapi untuk sekarang, kue sengkulun mulai hilang dari peredaran Jakarta.

Sengkulun, Club Masak
Sengkulun, Club Masak

Kue sengkulun merupakan kue khas tanah Betawi yang mempunyai tampilan mirip dengan kue keranjang. Kue sengkulun dibuat dari bahan baku berupa beras ketan. Pada bagian permukaan kue sengkulun tampak bintil-bintil kasar. Untuk teksturnya, kue ini lembut, lunak, dan kenyal. Sedangkan rasa dari kue sengkulun ini gurih karena penggunaan santan yang cukup kental. Ketika itu, kue sengkulun hanya berwarna cokelat karena menggunakan pewarna alami berupa gula merah. Namun seiring perkembangan, kue sengkulun mulai dimodifikasi dengan pewarna buatan.

Kue Dongkal

Kuliner tradisional khas Betawi yang tak kalah enak dari kuliner-kuliner lainnya adalah kue dongkal. Kue dongkal merupakan panganan khas Betawi yang dibuat hingga berbentuk seperti tumpeng. Modern kini kue dongkal mulai sulit ditemukan dan bahkan banyak orang yang belum pernah mendengar kue tradisional ini. Untuk itu, melalui tulisan ini kamu harus berkenalan sedikit dengan warisan kuliner Betawi yang mulai terkikis zaman ini.

Kue Dongkal, Club Masak
Kue Dongkal, Club Masak

Kue dongkal merupakan kudapan khas ibukota yang dibuat dari campuran tepung beras, tepung sagu, dan gula merah. Kue ini dibuat dengan metode tradisional yakni dikukus dengan dandang dan kerucut tumpeng. Setelah kue sudah siap disantap, biasanya diberi taburan parutan kelapa pada permukaannya. Kue dongkal mempunyai rasa gurih dan manis karena gula merah yang sedikit mencair. Kue dongkal bisa disantap untuk menahan lapar beberapa saat karena dibuat dari tepung beras. Paling enak kalau makan kue dongkal saat masih hangat, di pagi atau sore hari bersama secangkir teh hangat.

ES SELENDANG MAYANG

Jika sebelumnya ada kue putu mayang, maka kali ini ada minuman khas Betawi yang bernama es selendang mayang. Minuman satu ini termasuk minuman zaman dulu. Mungkin dikarenakan itu pula sekarang ini mulai sulit didapati es selendang mayang. Paling-paling minuman ini hadir hanya pada acara-acara tertentu semisal Lebaran Betawi yang diselenggarakan di berbagai tempat. Biasanya minuman ini akan disertai dengan dengan label “minuman Betawi jadul”.

Es Selendang Mayang, Club Masak
Es Selendang Mayang, Club Masak

Es selendang mayang sendiri dulu diminum untuk membasahi tenggorokan yang kehausan akibat pekerjaan yang menumpuk sekaligus terpaan sinar matahari. Karena terdapat es di dalamnya, maka minuman ini akan bersifat menyegarkan. Bahkan bukan cuma itu, karena es selendang mayang dibuat dari bahan dasar tepung beras, maka banyak juga orang yang meneguk secangkir es selendang mayang untuk mengurangi rasa lapar pada waktu-waktu tertentu.

Roti Gambang

Makanan ini dinamakan roti gambang karena bentuk rotiny yang mirip seiert alat musik tradisional Betawi yakni gambang. Kalau kamu tak tahu, gambang adalah alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik ini biasanya menjadi alat musik yang wajib ada dalam kesenian musik gambang kromong. Kembali membahas roti gambang, makanan khas Betawi ini merupakan warisan kuliner dari zaman Belanda yang mempunyai cita rasa unik dan khas.

Roti Gambang, Club Masak
Roti Gambang, Club Masak

Roti gambang sendiri digunakan dulunya menggunakan adonan dari ragi untuk bahan pengembang. Namun saat ini telah dimodifikasi dengan menggunakan baking powder. Selain itu, pada waktu itu juga digunakan gula pasir, tapi sekarang digunakan gula mearh atau gula aren. Sementara bumbunya menggunakan bubuk kayu manis yang dulunya menggunakan bumbu lapis legit. Hasil modifikasi tersebut membuat roti gambang bertekstur empuk tapi tidak selembut roti. Cita rasanya manis bercampur dengan aroma khas kayu manis.

Nasi Ulam

Nasi ulam adalah nasi ramesnya Betawi. Nasi ulam adalah makanan khas Betawi yang terdiri dari banyak lauk, sama seperti nasi uduk. Yang membedakan nasi ulam dan nasi uduk adalah nasi ulam biasanya dicampur dengan serundeng kelapa dan tumbukan kacang tanah, sementara nasi uduk tidak. Nasi ulam bisa disajikan dalam keadaan kering ataupun basah, tergantung selera penikmatnya.

Nasi Ulam, Club Masak
Nasi Ulam, Club Masak

Di kawasan jakarta, nasi ulam basah bisa dengan mudah ditemui di daerah Betawi perkotaan. Sementara nasi ulam kering lebih mudah dijumpai di pinggiran Jakarta. Nasi ulam basah biasanya memakai guyuran kuah semur dengan lauk bihun goreng, irisan telur dadar, tempe tahu goreng, empal, dendeng sapi, cumi goreng, dan perkedel kentang. Sedangkan nasi ulam kering tidak menggunakan kuah semur, jadi nasinya hanya dicampur dengan serundeng dan diberi tambahan taburan kacang tanah, potongan mentimun, daun kemangi, tauge, dan bihun goreng.

Kue Putu Mayang

Kekayaan kuliner masyarakat Betawi selanjutnya diramaikan oleh kue putu mayang. Kue putu mayang adalah warisan kuliner tradisional dari penduduk ibukota yang kerap disantap sebagai hidangan pengganjal perut. Kue putu mayang mempunyai cita rasa manis dengan tekstur yang kenyal. Kue yang menjadi olahan khas masyarakat Betawi ini berwarna-warni sehingga berpenampilan cantik.

Kue Putu Mayang, Club Masak
Kue Putu Mayang, Club Masak

Kue putu mayang dibuat dari bahan baku utama berupa tepung beras, santan kelapa, dan gula merah. Penyajian putu mayang biasanya dengan kuah gula merah. Rasa manis yang dihasilkan bukanlah dari kuenya, melainkan kuahnya. Saat ini penjual kue putu mayang masih eksis di dataran Jakarta. Biasanya para penjualnya menggunakan gerobak untuk berkeliling.

Sayur Babanci

Makanan khas Betawi berikutnya adalah sayur babanci. Sayur babanci juga kerap dinamakan ketupat babanci. Sayur ini merupakan salah satu ikon kuliner khas Betawi yang mulai jarang ditemukan. Menurunnya kepopuleran dari sayur babanci dikarenakan bahan dan rempah-rempah untuk membuatnya sudah sulit ditemukan di Jakarta. Sayur ini dinamakan sayur babanci karena tidak jelas jenisnya. Meskipun bernama sayur, namun makanan ini sama sekali tidak memiliki campuran sayur di dalamnya.

Sayur Babanci, Club Masak
Sayur Babanci, Club Masak

Bicara mengenai rasa, sayur babanci atau ketupat babanci mempuynai cita rasa yang irip dengan gulai di mana terdapat roma yang dominan dan rasa rempah yang kuat. Makanan khas Betawi satu ini juga dibilang unik karena pembuatannya perlu menggunakan 21 jenis bahan, bumbu, dan rempah. Dari sekian banyaknya, ada beberapa rempah yang kini semakin langka yakni kedaung, botor, temu mangga, temu kunci, lempuyang, dan bangle.

Kembang Goyang

Kue kembang goyang adalah makanan khas Betawi berikutnya yang bisa kamu coba. Kue ini dinamakan kembang goyang karena bentuknya yang seperti bunga kembang dan dibuat dengan cara digoyang-goyang di atas minyak panas hingga adonannya terlepas dari cetakan. Kue ini termasuk kue tradisional khas Betawi yang paling diminati masyarakat dari berbagai kota.

Kembang Goyang, Club Masak
Kembang Goyang, Club Masak

Pada mulanya, kue kembang goyang hanya bercita rasa original dan manis. Tapi semakin ke sini, banyak variasi yang diberikan pada kembang goyang sehingga rasanya pun semakin beragam. Kue ini biasanya menjadi hidangan yang disuguhkan oleh warga Betawi untuk orang-orang yang bertamu ke rumahnya. Dan yang lebih unik lagi, kue ini biasanya ditempatkan dalam stoples bening agar pesonanya tak tertutup oleh warna-warna yang terdapat pada stoplesnya.

Itulah sejumlah makanan khas Betawi yang bisa kamu coba kalau sudah bosan dengan makanan yang terkesan itu-itu saja. Dari sekian banyak makanan yang ditampilkan, ada beberapa yang masih menjadi kontroversi dan adu klaim dari mana sebetulnya makanan itu berasal. Tanpa mengabaikan perdebatan yang ada, alangkah baiknya jika kita sama-sama menjaga kekayaan kuliner nusantara dengan berupaya agar terus melestarikannya lewat berbagai cara. Jadi jika kalian yang belum tau kami sudah bagikan makanan tradisonal apa saja yang ada di Jakarta, semoga bermanfaat ya.